berjalan aku di kegelapan
melewati kusibak kerumunan
di tengah kegelapan aku temukan
peri kecil di kelilingi kunang-kunang
peri ...
auramu memenuhi ruang
wajahmu selalu terbayang
lama aku membeku dalam kerinduan
hati berdegup kencang memikirkan
sibuk aku mengagumi peri kecil
ingin segera aku panggil
bersamamu tiada terasa waktu
engkau merasuk di relung kalbu
engkaulah karya terindah yang pernah kulihat
yang sanggup menghilangkan semua penat
jadikan aku bagian dari dirimu
sebuah lilin harapan temanku menunggu
hati bertanya-tanya siapa gerangan ia
kulihat keindahan surga di matanya
kurasakan aura cinta terpancar
seakan harapan tiada pernah memudar